Pengabdian Masyarakat dengan tema "Merancang dan Mengembangkan Pembelajaran Anak Usia Dini

Perkembangan dunia pendidikan tengah memasuki masa yang sangat penting. Tidak saja dalam upaya memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan optimal. Tetapi juga masa penting yang akan menentukan kelanjutan pendidikan itu sendiri. Saat ini, Tantangan di dunia pendidikan semakin kompleks dan menurut persiapan dan pemikiran yang sangat serius. Di era kemajuan teknologi informasi seperti sekarang ini, Peran pendidik dan orang tua sangat penting untuk menghadapi perilaku anak.

Pendidikan merupakan upaya yang dilakukan oleh setiap makhuk hidup khususnya manusia yang dilakukan agar mereka dapat terarah dalam melakukan segala kegiatan karena pendidikan dapat membantu setiap insan manusia dalam mendapatkan pengetahuan salah satunya dalam hal mendapatkan prestasi dan juga memilah apa saja yang baik dan tidak baik untuk dilakukan. Melalui pendidikan manusia dapat bersosialisasi dengan baik karena pendidikan mengajarkan kita sebagai insan manusia beradaptasi, berkomunikasi dengan baik.

Acara kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa PAUD semester 3 kelas A, B, dan D. Kegiatan ini mengangkat tema "Merancang dan Mengembangkan Pembelajaran Anak Usia Dini". Yang secara keseluruhan telah berjalan dengan lancar dan mendapatkan banyak antusiasme dari berbagai kalangan baik dari mahasiswa, guru, orang tua dan masyarakat umum dilihat dari banyaknya jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan pengabdian tersebut. Selama kegiatan berlangsung, peserta juga mengikutinya dengan tertib dan aktif sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama satu hari yaitu pada hari sabtu tanggal 03 November 2022 dari jam 09:30-17:00 WITA. Lokasi kegiatan pengabdian yaitu di ruang aula MTS Nurul Bahri Kabila Bone Bolango, Gorontalo. Dengan jumlah peserta 15 peserta yang berasal dari guru-guru PAUD dan SD, Orang tua, serta masyarakat umum. Acara ini dihadiri oleh Ketua kepala sekolah  MTS Nurul Bahri  (Bapak  Rain Rauf S. Pd,) Dosen PAUD FIP UNG (Wode ETI Hardiyanti S. Pd. M. Ed), Dosen PAUD (Ibu Sulastya Ningsih M. Pd) dan Dosen PAUD (Ibu Sri Rawanty M, Pd), dan Dosen Teknik Informatika (Bapak Arif Dwinanto M. Pd)

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan serta sambutan yang di bawakan oleh Kepala sekolah MTS Nurul Bahri bapak Rain Rauf S. Pd, kedua sambutan salah satu dosen PAUD ibu Waode Eti Hardianti S. Pd. M. Ed dan selanjutnya sambutan Ketua Panitia Alvrilianti Talib. Acara inti dimulai dengan sesi I, yaitu dengan pemaparan materi pertama dari salah satu dosen jurusan Teknik informatika, Bapak Arif Dwinanto M. Pd. Kemudian pemaparan materi ke dua dari mahasiswa PAUD Misdalia Salilo, Fahira Wakid, Magfirah Aprilia Labubung yang akan membawa materi Model Pembelajaran, kemudian dilanjut dengan pemaparan materi ketiga oleh mahasiswa PAUD Triska Amalia Malanua, Ramlaila Siribua materi Media Pembelajaran, dan Pemanfaatan barang bekas pada pengaplikasian media pembelajaran aud. Kemudian dilanjutkan dengan istirahat-shalat, dan makan. Setelah itu lanjut dengan pemaparan materi keempat yang dibawakan oleh mahasiswa PAUD Siti Samin Gedulan, Materi Media Pembelajaran berbasis teknologi melalui Canva. Kegiatan selenjutnya Ice Breaking yang dilakukan oleh panitia pelaksana. Beserta peserta. Kemudian masuk ke sesi kuis yang berbasis online yang didalamnya berisi pertanyaan mengenai materi yang telah dipaparkan. yang dipandu oleh panitia pelaksana. kegiatan selanjutnya pemberian cendramata kepada kepala sekolah MTS Nurul Bahri bapak Rain Rauf S. Pd yang diserahkan oleh ibu dosen Waode Eti Hardiyanti S. Pd, M. Ed. Kemudian acara diakhiri dengan kegiatan penutup, sesi foto bersama.

Hasil yang di dapatkan dari  kegiatan pengabdian masyarakat  ini yaitu, para peserta mendapatkan banyak pengetahuan serta pengalaman tentang bagaimana merancang dan Mengembangkan Pembelajaran Anak Usia Dini, bagaimana membuat kuis melalui aplikasi dan bagaimana strategi mendidik anak di masa sekarang. Semua ilmu itu bisa kita jadikan sebagai pondasi untuk menghadapi tantangan pendidikan kedepannya, terutama bagi mahasiswa yang akan menjadi calon guru masa depan.

                                                                 







Komentar